Politics as a Tool of Power or Diakonia: Perspective of the Catholic Church

Authors

  • Agustinus Abraham Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31385/apostolicum.v2i1.503

Keywords:

politik, diakonia, Gereja Katolik, kebaikan bersama, etika publik

Abstract

Penelitian ini mengkaji politik dari perspektif Gereja Katolik sebagai diakonia (pelayanan), bukan semata-mata sebagai instrumen kekuasaan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas politik Indonesia yang masih ditandai oleh praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan politik transaksional. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Gereja Katolik tentang politik sebagai panggilan moral serta relevansinya dalam konteks Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Dalam pengumpulan data, peneliti menganalisis literatur ilmiah serta dokumen ajaran sosial Gereja. Proses pengumpulan data diawali dengan identifikasi sumber-sumber yang relevan, seperti ajaran Gereja dan karya-karya ilmiah lainnya, yang diperoleh melalui penelusuran pustaka secara langsung maupun daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gereja memandang partisipasi politik sebagai tanggung jawab etis untuk melayani, membela martabat manusia, dan memperjuangkan keadilan sosial. Kekuasaan dipahami sebagai mandat, bukan sebagai privilese pribadi. Perspektif ini relevan sebagai landasan moral dalam memperkuat integritas, partisipasi warga, serta praktik demokrasi yang lebih adil, partisipatif, dan berorientasi pada kebaikan bersama.

References

Abraham, A. (2025). Partisipasi Orang Muda Katolik dalam Dunia Politik: Tinjauan Sistematik Literature. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 25(2), 416–428.

Agustini, A., Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, S., Guampe, F. A., Akbar, J. S., Lubis, M. A., Maryati, I., Mesra, R., & Sari, M. N. (2024). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).

Aliano, Y. A., & Adon, M. J. (2023). Percaturan politik geneologi kekuasaan dalam sistem pemilu ‘2024’Di Indonesia perspektif etika Michel Foucault. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(3), 474–486.

Arifianto, Y. A. (2020). Makna Sosio-Teologis Melayani Menurut Roma 12: 7. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(2), 184–197.

Catechism of the Catholic Church. (1992).

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquarity Research Design. SAGE Publication,Inc.

Eschmann, I. T. (1943). A Thomistic Glossary on the Principle of the Preeminence of a Common Good. Mediaeval Studies, 5, 123–165.

Gaudium et Spes. (1965).

Jegalus, N. (2020). Tanggung Jawab Awam Dalam Perutusan Diakonia Gereja. Lumen Veritatis: Jurnal Filsafat Dan Teologi, 10(2), 139–164.

John Paul II. (1991). Centesimus Annus.

John XXIII. (1963a). Pacem in Terris.

John XXIII. (1963b). Rerum Novarum.

Keating, J. F. (2023). Catholic Postliberalism in the Ruins of" the Catholic Moment". Nova et vetera, 21(3), 991–1017.

McCormick, S. W. (2023). “ A Unity of Order”: Aquinas on the End of Politics.

Noordegraaf, A., & Sahetapy-Angel, D. C. (2004). Orientasi Diakonia Gereja. BPK Gunung Mulia.

Pagala, H. A., & SHI, M. (2021). Politik Transaksional. Bening Media Publishing.

Pius XI. (1931). Non Abbiamo Bisogno.

Pope Francis. (2023, April 12). General Audiens.

Puanandini, D. A., Maharani, V. S., & Anasela, P. (2025). Korupsi sebagai Kejahatan Luar Biasa: Analisis Dampak dan Upaya Penegakan Hukum. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 4(1).

Ramadhani, M. M., Hartati, A., Jiwantara, F. A., Amane, A. P. O., Muharam, R. S., Bagenda, C., Subandi, Y., Sulaiman, S., Wance, M., & Suandi, S. (2022). Pengantar Ilmu Politik.

Rizkiyani, S., & Mujab, S. (2024). Kekuasaan Dan Wewenang Dalam Perspektif Sistem Pemerintahan. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 1(4), 82–93.

Roniger, S. J. (2023). Self-Knowledge, Friendship, and the Promulgation of the Natural Law. Nova et vetera, 21(1), 287–333.

Salsabilah, W., & Putri, R. Y. (2022). Kekuasaan dalam ranah kajian politik dan organisasi. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 2(1), 29–42.

Setiawan, A., & Fauzi, E. A. (2019). Etika kepemimpinan politik dalam penyelenggaraan pemerintahan Indonesia. Jurnal Pemerintahan Dan Kebijakan (JPK), 1(1), 1–12.

Strand, V. L., & Conedera, S. Z. (2020). Ratzinger’s Republic: Pope Benedict XVI on Natural Law and Church and State. St. Paul Center for Biblical Theology Steubenville,.

Sujito, A. (2022). Pancasila dan Politik Emansipasi: Problematisasi Politik Identitas Menuju Pemilu 2024. Jurnal Pancasila, 3(2), 13–32.

Surbakti, E. (2014). Manajemen Dan Kepemimpinan Hati Nurani. Elex Media Komputindo.

Taryudi, T., & Setiawan, T. (2021). Tafsir dan Politik Kekuasaan di Indonesia. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 1(1), 63–70.

Usccb. (2007). Forming consciences for faithful citizenship (Nomor 7). USCCB Publishing.

Wibowo, A. S. (2017). Paideia: Filsafat Pendidikan–Politik Platon. PT Kanisius.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Abraham, A. (2026). Politics as a Tool of Power or Diakonia: Perspective of the Catholic Church. APOSTOLICUM: Jurnal Pendidikan Keagamaan Katolik Ledalero, 2(1), 57–71. https://doi.org/10.31385/apostolicum.v2i1.503